Model jalan tol di Bali ingin dijadikan percontohan

Tahukah Anda...?

Model jalan tol di Bali, yaitu Serangan - Tanjung Benoa, ingin dijadikan percontohan untuk proyek jalan tol lainnya di Indonesia. Kawasan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dengan izin yang lebih cepat dan efisien. Proyek ini memiliki panjang 11 kilometer dan melibatkan konsorsium BUMN serta perusahaan konstruksi lainnya.

Poin Penting

  • Pembangunan jalan tol ini ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan.
  • Groundbreaking jalan tol dilakukan pada 21 Desember 2011.
  • Proyek ini melibatkan investasi sekitar Rp2 triliun.
  • Konsorsium yang terlibat termasuk PT Jasa Marga dan PT Adhi Karya.
  • Pastikan untuk mengikuti perkembangan proyek ini dan manfaatkan akses yang lebih baik ke destinasi wisata Bali.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menginginkan pembangunan jalan tol di bali yaitu Serangan – Tanjung Benoa, Nusa Dua dijadikan model percontohan jalan tol lainnya.

“Saya ingin model jalan tol di bali dijadikan model percontohan untuk pembangunan jalan tol lainnya terutama didaerah-daerah,” ungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan kala ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (27/11/2011).

Pasalnya, pembangunan jalan tol tersebut dari segi persiapan, pembangunan dan izin berlangsung singkat dan cepat.

Pembangunan jalan tol di bali berlangsung cepat. hanya 14 bulan saja. itu sudah termasuk perizinan,” paparnya.

Maka dari itu Dahlan pun meminta agar pembangunan jalan tol tersebut bisa berlangsung cepat dan izinnya juga bisa keluar cepat juga dia mengajak BUMN-BUMN karya untuk bersatu dengan pemda setempat agar pembangunan jalan tol tersebut bisa cepat selesai.

Seperti diketahui, pemancangan tiang pertama (groundbreaking) Jalan Tol di bali yaitu Serangan – Tanjung Benoa, Nusa Dua dilakukan, 21 Desember 2011 lalu.

Deputi Kementerian BUMN Bidang Infrastruktur Sumaryanto Widayatin menargetkan penyelesaian pembangunan jalan tol tersebut harus rampung dalam kurun waktu satu tahun. Artinya jalan tol tersebut harus selesai pada tahun 2012 mendatang.

“Para kontraktor sih bilangnya selesai dalam waktu 14 bulan, tapi saya bilang, pembangunan tersebut harus selesai dalam waktu 12 bulan saja. Jangan lama-lama,” ungkap Sumaryanto.

Adapun nilai investasinya untuk proyek pembangunan jalan tol tersebut yaitu sekira Rp2 triliun, dan jalan tolnya sepanjang 11 kilometer (km).

“Kalau dulu semuanya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sekarang untuk pembuatan jalan tol ini tidak dari APBN. sekarang dari masing-masing kontraktornya,” pungkasnya.

Pembangunan jalan tol tersebut dikerjakan oleh konsorsium perusahaan konstruksi BUMN dengan lainnya, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Hutama Karya (Persero), PT Pelindo III, PT Angkasa Pura I, dan bali Tourism Development. (ade)

sumber: https://economy.okezone.com/read/2011/12/27/320/547878/dahlan-iskan-pembangunan-jalan-tol-contoh-di-benoa

Bagikan:

Gimana, artikel ini ngebantu?

Kasih bintang, yuk!

Rata-rata skor 0 / 5. Total vote: 0

Belum ada rating. Yuk, jadi yang pertama!

Senang jika artikel ini membantu...

Yuk, sapa kami di media sosial!

Tim TanjungbenoaBali.com adalah grup para ahli wisata bahari yang berdedikasi untuk menyediakan informasi terlengkap dan layanan pemesanan terbaik untuk semua aktivitas watersport di Tanjung Benoa Bali. Kami bersemangat untuk membantu Anda merencanakan petualangan air yang tak terlupakan di pusat wisata bahari terbaik di Bali.Tanjung Benoa merupakan pusat wisata bahari dan watersport di Bali. Butuh bantuan? Silakan hubungi kami: 081339-633454 (Telepon, SMS, WhatsApp) atau email: info@tanjungbenoabali.com.

No comments

Tinggalkan komentar


Guest Testimonials